Sabtu, 23 Maret 2013

RUANG LINGKUP EKONOMI




Masalah Ekonomi


        Pada dasarnya Masalah Ekonomi ada dua yaitu Masalah Ekonomi Klasik dan Masalah Ekonimi Modern , Masalah Ekonomi Klasik terdiri dari tiga masalah ekonomi yaitu Produksi , Distribusi dan Konsumsi .Ketiga aspek ini harus dikelola sedimikian rupa agar tercipta hasil yang maksimal demi kemakmuran masyarakat . Sedangkan Masalah Ekonomi yang dikemukakan oleh pengamat ekonomi modern dan klasik pada prinsipnya sama hanya penekanan nya yang berbeda , masalah ekonomi modern ada tiga masalah pokok yaitu Apa dan Berapa yang di produksi ? , Bagaimana cara memproduksi ? , dan untuk siapa barang itu diproduksi . Dalam hal ini saya akan membahas tentang Masalah Ekonomi Modern


Apa dan Berapa yang di Produksi ?


        Dalam hal ini yang menjadi masalah adalah jumlah barang dan jumlah yang akan di produksi , karena sumber daya yang terbatas , masyarakat harus memutuskan apa yang harus diproduksi , misalnya akan memproduksi barang-barang rumah tangga , makanan , obat-obatan atau barang-barang elektronik an yang lain nya , setelah memilih barang apa yang akan di produksi kita juga harus memikirkan berapa jumlah barang yang akan kita produksi karena tidak mungkin kita memproduksi suatu barang tetapi daya tarik barang tersebut terhadap konsumen tidak baik , bila begitu kita sebagai yang memproduksinya akan mengalami kerugian , kita juga harus memikirkan sumber daya yang akan digunakan dalam pembuatan suatu barang tersebut. Keputusan untuk memproduksi apa dan berapa harus dipikirkan secara cermat dan matang, terutama dalam penggunaan dana , sumber daya manusia , tempat dan kita juga harus dapat menjelaskan mengapa kita harus memproduksi barang tersebut . Jika sudah diputuskan ingin memproduksi apa dan berapa jumlah yang akan diproduksi tetapi itu tergantung pada kondisi ekonomi dan system ekonomi yang ada pada Negara itu sendiri.


Bagaimana Cara Memproduksi?


             Setelah memutuskan untuk memproduksi apa dan berapa jumlah yang akan diproduksi kita juga harus memikirkan bagaimana cara memproduksi barang tersebut.Dalam hal ini lebih membahas teknologi atau metode apa yang digunakan dalam memproduksi suatu barang misalnya butuh berapa jumlah tenaga kerjanya lalu mesin apa saja yang digunakan terus juga bahan mentah atau bahan-bahan apa saja yang diperlukan dalam membuat suatu barang tersebut .Proses dengan Teknologi Padat Karya banyak menggunakan tenaga manusi dengan jumlah produksi yang terbatas karena tergantung dari berapa jumlah manusianya tersebut , jika dengan menggunakan Proses Padat Modal maka yang akan menjadi masalah akan diperoleh darimana uang yang akan digunakan untuk menjadi modal tersebut . Dalam hal yang berkatan tetntang bagaimana cara memproduksinya kita dituntut untuk bagaimana melakukan proses produksi tersebut seefesian mungkin sehingga produksi dapat berjalan dengan baik dan menghasilkan keuntungan baik dalam jangka pendek dan dalam jangka panjang.


Untuk Siapa Diproduksi ?


         Dalam hal ini adalah siapa yang akan kita tuju dalam memasarkan produk yang telah kita produksi , mungkin lebih ke bagaimana cara kita mendistribusikanya . Siapa yang akan kita tuju ? lalu apakah barang-barang yang kita produksi itu akan didistribusikan menurut ukuran kelompok , kekayaan atau pendapatan dari masyarakat itu sendiri ,tetapi itu juga tergantung pada ekonomi pasar yang ada , lalu juga pendistribusian itu tergantung pada persaingan yang ada karena banyak sekali yang diproduksi oleh perusahaan atau pabrik-pabrik lain sehingga kita juga harus tetap menjaga kualitas suatu barang yang kita produksi . Jadi pendistribusian tergantung pada ekonomi pasar yang ada.


          Pada dasarnya masalah ekonomi pasti akan ada pada setiap Negara itu sendiri , tetapi hal itu dapat kita atasi apabila kita dapat bekerja dengan baik dalam hal ini misalnya kita akan memproduksi suatu barang kita harus cermat , pintar dan teliti dalam memproduksi suatu barang tersebut .Kita harus memikirkan matang-matang apa yang akan kita produksi lalu berapa jumlah barang yang akan kita produksi jangan sampai barang yang kita produksi itu terlalu berlebihan sehingga dapat menimbulkan kerugian , lalu metode apa yang digunakan dari segi manusia , modal dan alat nya harus seimbang jangan sampai manusia banyak tapi tidak ada modal atau alat , atau bisa juga banyak modal tetapi tidak ada manusia dan alat yang mengolah nya , lalu kemudian untuk siapa kita memproduksi nya itu juga harus kita rencanakan dari awal apa yang kita produksi harus menarik dan berkualitas agar pada ekonomi pasar itu kita tidak kalah saing dengan produksi lain dan juga bagaimana kita mendistribusikan nya secara baik . Ekonomi itu sangat penting bagi suatu Negara dengan baiknya atau tinggi nya Ekonomi dalam suatu Negara maka akan menjadi kesejahteraan bagi para penduduk yang ada di dalam Negara tersebut , tetapi bila ekonomi pada Negara itu tidak baik maka akan timbul lah banyak sekali masalah ekonomi yang ada pada Negara itu sendiri misalnya : kemiskinan dll.


Sistem ekonomi sebagai solusi masalah

       Sistem adalah perpaduan beberapa subsistem yang membentuk sistem itu sendiri , jadi sestem ekonomi adalah perpaduan dari aturan-aturan atau cara-cara yang merupakan satu kesatuan dan digunakan untuk mencapai tujuan dalam perekonomian.Perbedaan penerapan sistem ekonomi terjadi karena perbedaan kepemilikan sumber daya maupun perbedaan sistem suatu negara


1. Sistem Ekonomi Traditional

Sistem Ekonomi Traditional adalah sistem ekonomi yang diterapkan oleh masyarakat traditional secara turun menurun , mengandalkan alam dan tenaga kerja . Hasil produksi nya pun terbatas hanya untuk keluarga atau kelompok.

Ciri-Ciri sistem ekonomi traditional :

A. Teknik produksi dipelajari secara turun menurun dan bersifat sederhana

B. Hanya sedikit menggunakan modal

C. Pertukaran dilakukan dengan sistem barter ( barang dengan barang )

D. Belum mengenal pembagian kerja

E. Masih terikat dengan tradisi

F. Tanah merupakan tumpuan kegiatan produksi dan sumber kemakmuran


2. Sistem Ekonomi Komando

Sistem Ekonomi Komando adalah sistem ekonomi di mana peran pemerintah sangat dominan dan berpengaruh dalam pengendalian perekonomian . Jadi hampir seluruh kegiatan ekonomi diselenggarakan oleh pemerintah pusat.

Ciri-ciri Sistem Ekonomi Komando :

A. Semua alat dan sumber daya produksi dimiliki dan dikuasai oleh negara

B. Pekerjaan yang tersedia dan siapa yang akan bekerja ditentukan oleh pemerintah

C. Kebijakan perekonomian diatur oleh pemerintah


3. Sistem Ekonomi Pasar

Sistem ekonomi pasar adalah sistem ekonomi dimana kegiatan produksi , konsumsi dan distribusi dilakukan oleh pihak swasta . Pada sistem ekonomi pasar , pemerintah bertugas membuat peraturan dan mengawasi pelaksanaanya

Ciri-Ciri sistem ekonomi pasar :

A. Semua sumber produksi menjadi milik masyarakat

B. Pemerintah tidak ikut campur tangan secara langsung dalam kegiatan ekonomi

C. Masyarakat terbagi atas 2 Golongan yaitu Golongan pemberi kerja dan Golongan Penerima kerja

D. Timbul persaingan dalam masyarakat

E. Setiap kegiatan ekonimo didasarkan dalam mencari keuntungan

F. Kegiatan ekonomi selalu mempertimbangkan keadaan pasar.\


4. Sistem Ekonomi Campuran

Sistem ekonomi campuran adalah sistem ekonomi dimana pemerintah dan swasta ( masyarkat) saling berinteraksi dalam memecahkan masalah ekonomi . Tujuan pemerintah dalam campur tangan ini adalah agar perekonomian tidak lepas kendali sama sekali dan tidak hanya menguntungkan pemilik modal besar.. Jadi pemerintah dan masyarakat saling bahu - membahu melaksanakan kegiatan ekonomi.



Sumber : 

http://oziekonomi.wordpress.com/materi/materi-kelas-x/masalah-pokok-ekonomi/





Anesia Puji Kinanti


10111842


2KA15

1 komentar:

imam ciprut mengatakan...

Keren sob

www.kiostiket.com

Poskan Komentar

Twitter Delicious Facebook Digg Stumbleupon Favorites More

 
Design by Free WordPress Themes | Bloggerized by Lasantha - Premium Blogger Themes | GreenGeeks Review