Rabu, 30 Januari 2013

ORGANISASI


Saya akan menjelaskan beberapa bahasan tentang materi tersebut sesuai dengan yang saya ketahui . pada intinya kami belajar tentang Organisasi pada semester ini J
  Disini saya membahas tentang ORGANISASI pada dasarnya adalah sekumpulan atau sekelompok yang terdiri dari dua orang atau lebih yang dikumpulkan dalam suatu wadah atau tempat yang disatukan untuk bekerja sama mencapai suatu tujuan yang telah disepakati bersama. Contoh dari Organisasi tersebut misalnya seperti OSIS (Organisasi Intra Sekolah) , BEM (Badan Eksekutif Mahasiswa) , Karang Taruna dan masih banyak contoh lainya .
 Didalam Organisasi tersebut akan ada Manajemen dalam Organisasi tersebut yang dimana didalamnya merupakan proses kegiatan penyusunan struktur organisasi sesuai dengan tujuan-tujuan, sumber-sumber, dan lingkungannya. Lalu didalam manajemen tersebut terdapat misi dan visi yang terdapat dalam suatu Organisasi tersebut dimana visi dan misi itu adalah adalah maksud khas (unik)) dan mendasar yang membedakan organisasi dari organisasi-organisasi lainnya dan mengidentifikasikan ruang lingkupnya .

Unsur - Unsur Organisasi : Sebagai wadah atau tempat untuk bekerja sama , proses kerja sama sedikitnya antara dua orang , jelas tugas dan kedudukanya masing - masing dan ada tujuan tertentu .-     Sebagai wadah atau tempat untuk bekerja sama : Organisasi adalah merupakan suatu wadah atau tempat dimana orang - orang dapat bersama untuk mencapai suatu tujuan yang telah ditetapkan tanpa adanya organisasi menjadi saat bagi orang - orang untuk melaksanakan suatu kerja sama . Pengertian tempat disini dalam arti menampung atau mewadai keinginan kerja sama beberapa orang untuk mencapai tujuan tertentu .-     Proses kerja sama sedikitnya antar dua orang : suatu organisasi selain merupakan tempat kerja sama juga merupakan proses kerja sama sedikitnya antar dua orang . Dalam praktek , jika kerja sama tersebut dilakukan dengan banyak orang , maka organisasi itu disusun harus lebih sempurna dengan kata lain proses kerja sama dilakukan dalam suatu organisasi.-    Jelas tugas kedudukanya masing - masing : Dengan adanya organisasi  maka tugas dan kedudukan masing-masing orang atau pihak hubungan satu dengan yang lain akan lebih jelas , dengan demikian kesimpulan doubel pekerjaan dan sebagainya akan dapat dihindarkan.-     Ada Tujuan Tertentu : Betapa pentingnya kemampuan meng-organisasi bagi seorang manajer . Suatu perencanaan yang kurang baik tetapi organisasinya akan cenderung lebih baik hasuknya dari pada perencanaan yang baik tetapi organisasi tidak baik

Kemudian didalam Organisasi juga terdapat Macam / Jenis – Jenis Organisasi
Menurut Robert Bierstedt : kelompok memiliki banyak jenis dan dibedakan berdasarkan ada tidaknya organisasi, hubungan sosial antara kelompok, dan kesadaran jenis. Bierstedt kemudian membagi kelompok menjadi empat macam:
Kelompok statistik, yaitu kelompok yang bukan organisasi, tidak memiliki hubungan sosial dan    kesadaran jenis di antaranya. Contoh: Kelompok penduduk usia 10-15 tahun di sebuah kecamatan.
Kelompok kemasyarakatan, yaitu kelompok yang memiliki persamaan tetapi tidak mempunyai organisasi dan hubungan sosial di antara anggotanya.
Kelompok sosial, yaitu kelompok yang anggotanya memiliki kesadaran jenis dan berhubungan satu dengan yang lainnya, tetapi tidak terukat dalam ikatan organisasi. Contoh: Kelompok pertemuan, kerabat.
- Kelompok asosiasi, yaitu kelompok yang anggotanya mempunyai kesadaran jenis dan ada persamaan kepentingan pribadi maupun kepentingan bersama. Dalam asosiasi, para anggotanya melakukan hubungan sosial, kontak dan komunikasi, serta memiliki ikatan organisasi formal. Contoh: Negara, sekolah
Dan ini ada macam – macam Organisasi yang ada di dunia misalnya :
UNICEF = United Nations International Childrens Emergency Fund (1946), namun namanya diganti setelah thn 1953 menjadi: United Nations Children’s Fund.
UNESCO = the United Nations Educational, Scientific and Cultural Organization (16 November 1945)
WHO = World Health Organization (7 April 1948)
DANIDA = Danish International Development Assistance (Organisasi yg memberikan bantuan kepada negara2 miskin, pengungsi, bencana alam)
ICRC = International Committee of the Red Cross (1863) = Palang Merah, gerakan bantuan kemanusiaan saat bencana alam atau peperangan.
OPEC = Organization of the Petroleum Exporting Countries (1960, anggota 13 negara, termasuk Indonesia)
ASEAN = Association of Southeast Asian Nations = Perhimpunan Bangsa-bangsa Asia Tenggara (PERBARA) ( Dibentuk 8 Agustus 1967, memiliki 10 negara anggota, Timor Leste dan Papua new Guinea hanya sebagai pemantau, dan masih mempertimbangkan akan menjadi anggota.
            Lalu kemudian ada Proses Organisasi Dalam suatu organisasi tentunya dibutuhkan berbagai proses untuk mencapai tujuan dari organisasi itu sendiri, kali ini saya akan membahas proses organisasi dengan cara mempengaruhi dan proses pengambilan keputusan.
1.     Proses Mempengaruhi
Pengaruh adalah suatu kegiatan atau keteladanan yang menunjukan hal baik maupun tidak baik,yang dilakukan secara langsung ataupun secara tidak langsung, sehingga mengakibatkan suatu perubahan perilaku serta kebiasaan, baik itu individu atau kelompok. Elemen – Elemen yang ada di dalam suatu proses mempengaruhi antara lain : Orang yang mempengaruhi , metode yang digunakan untuk mempengaruhi dan orang yang dipengaruhi

2. Proses Pengambilan Keputusan
Proses pengambilan keputusan dalam organisasi ialah kumpulan yang terdiri dari beberapa orang untuk mencapai tujuan bersama, didalam organisasi rentan terjadinya selisih pendapat begitu juga keputusan dalam mengambil sikap, dapat diartikan cara organisasi dalam pengambilan keputusan. Terdapat 4 metode bagaimana cara organisasi dalam pengambilan keputusan, ke 4 metode tersebut adalah : yaitu kewenangan tanpa diskusi (authority rule without discussion), pendapat ahli (expert opinion), kewenangan setelah diskusi (authority rule after discussion), dan kesepakatan (consensus).
Setelah ada Proses Organisasi kemudian saya akan menjelaskan tentang Konflik Dalam Organisasi , pasti setiap Organisasi itu terdapat konflik didalamnya entah yang berasal dari intern maupun dari eksternal Organisasi tersebut . Konflik adalah suatu proses interaksi yang terjadi akibat adanya ketidaksesuaian antara dua pendapat (sudut pandang) yang berpengaruh atas pihak-pihak yang terlibat baik pengaruh positif maupun pengaruh negative . Konflik ini bisa terjadi karena adanya Perselisihan , Kompetisi ( persaingan ) dan lain – lain . Konflik ini juga dapat terjadi antara Individu dan kelompok atau individu antar individu atau bisa juga antara kelompok dan kelompok di dalam Organisasi tersebut .
Strategi Penyelesaian Konflik

Pendekatan penyelesaian konflik oleh pemimpin dikategorikan dalam dua dimensi ialah kerjasama/tidak kerjasama dan tegas/tidak tegas. Dengan menggunakan kedua macam dimensi tersebut ada 5 macam pendekatan penyelesaian konflik ialah :
Kompetisi :Penyelesaian konflik yang menggambarkan satu pihak mengalahkan atau mengorbankan yang lain. Penyelesaian bentuk kompetisi dikenal dengan istilah win-lose orientation.
Akomodasi : Penyelesaian konflik yang menggambarkan kompetisi bayangan cermin yang memberikan keseluruhannya penyelesaian pada pihak lain tanpa ada usaha memperjuangkan tujuannya sendiri. Proses tersebut adalah taktik perdamaian.
Sharing : Suatu pendekatan penyelesaian kompromistis antara dominasi kelompok dan kelompok damai. Satu pihak memberi dan yang lain menerima sesuatu. Kedua kelompok berpikiran moderat, tidak lengkap, tetapi memuaskan.
Kolaborasi : Bentuk usaha penyelesaian konflik yang memuaskan kedua belah pihak. Usaha ini adalah pendekatan pemecahan problem (problem-solving approach) yang memerlukan integrasi dari kedua pihak.
Penghindaran : Menyangkut ketidakpedulian dari kedua kelompok. Keadaaan ini menggambarkan penarikan kepentingan atau mengacuhkan kepentingan kelompok lain.

Itu adalah beberapa cara atau strategi penyelesaian konflik , seharusnya kita didalam Organisasi tersebut harus cenderung saling terbuka antara satu dengan yang lain , tidak menyembunyikan sesuatu hal sekecil apapun karena keterbukaan dalam suatu Organisasi tersebut penting adanya agar kita yang ada di dalam Organisasi tersebut tidak terjadi konflik antara satu dengan yang lainya .
Lalu di dalam Organisasi tersebut ada juga Kepemimpinan dalam Organisasi . Kepemimpinan adalah suatu kemampuan meng-hendel orang lain untuk memperoleh hasil yang maksimal dengan friksi sedikit mungkin dan kerja sama yang besar , kepemimpinan merupakan kekuatan semangat / moral yang kreatif dan terarah . 
Pemimpin adalah individu yang memiliki program atau rencana dan bersama anggota kelompok bergerak untuk mencapai tujuan dengan cara yang pasti .
             Jadi seseorang pemimpin dalam suatu organisasi itu bisa menjadi contoh untuk para anggotaya , yang selalu bertindak adil tidak memilih kasih antara anggota satu dengan yang lainya , berwibawa dan tegas yang bisa membimbing para anggotanya , mempunyai tanggung jawab baik secara fisik maupun spiritual terhadap keberhasilan aktivitas kerja dari yang dipimpin , sehingga menjadi pemimpin itu tidak mudah dan tidak akan setiap orang mempunyai kesamaan di dalam menjalankan ke-pemimpinanya .

         Kemudian Komunikasi dalam Organisasi itu sangatlah penting dalam suatu organisasi tersebut . Dengan adanya komunikasi antara satu dengan yang lain nya kita dapat menjalin hubungan yang baik . Komunikasi organisasi terjadi dalam suatu sistem terbuka yang kompleks yang dipengaruhi oleh lingkungannya sendiri baik internal maupun eksternal.
Sedangkan bentuk komunikasi dalam organisasi ada beberapa diantaranya adalah :
Dari segi sifatnya dibagi :
Komunikasi lisan adalah komunikasi melalui ucapan-ucapan/kata-kata/kalimat melalui apa yang dikatakan dan bagaimana mengatakannya. Komunikasi ini dapat dibagi menjadi, komunikasi lisan secara langsung, komunikasi lisan tidak secara langsung dan komunikasi non verbal.
Komunikasi tertulis atau cetak adalah komunikasi dengan mempergunakan rangkaian kata-kata atau kalimat, kode-kode yang mengandung arti yang tertulis atau tercetak yang dapat di mengerti oleh orang lain.


Dari segi lawannya dapat dibedakan menjadi :
Komunikasi satu lawan satu adalah komunikasi antar-pribadi. Komunikasi ini dapat terjadi antara seorang pimpinan dengan bawahan, antara seorang bawahan dengan seorang bawahan.
Komunikasi satu lawan banyak adalah komunikasi antara seseorang dengan beberapa orang dalam suatu kelompok. Komunikasi ini dapat berlangsung antara seorang pimpinan dengan para bawahan pada saat pimpinan memberikan penjelasan tentang kebijaksanaan yang akan ditempuh organisasi, dan antara seorang bawahan yang sedang interview tentang peristiwa yang sedang terjadi.
Komunikasi banyak lawan atau kelompok lawan satu adalah komunikasi antara kelompok dengan seseorang. Komunikasi ini dapat terjadi antara semua anggota organisasi dengan pimpinan organisasi dan antara beberapa orang bawahan dengan pimpinannya.
Komunikasi kelompok lawan kelompok adalah komunikasi antara sekelompok pegawai/karyawan dengan kelompok pegawai.karyawan yang lain.
Dari segi keresmiannya dapat dibedakan menjadi :
Komunikasi formal adalah komunikasi yang terjadi antara para anggota organisasi, yang secara tegas diatur dan telah ditentukan dalam struktur oragnisasi. Komunikasi formal berhubungan erat dengan proses penyelenggaraan kerja dan bersumber dari perintah-perintah resmi, sehingga komunikasi formal mempunyai sanksi resmi.
Komunikasi informal adalah komunikasi yang terjadi dalam suatu organisasi tetapi tidak direncanakan dan tidak ditentukan dalam struktur organisasi. Komunikasi informal bersifat tidak resmi dan terjadi melalui informasi dari mulut ke mulut sehingga di dalamnya dapat keterngan-keterangan yang tidak resmi dan kurang objektif kebenarannya.
           
            Kemudian didalam Organisasi juga terdapat Pengembangan dan Inovasi dalam Organisasi . Perubahan Organisasi merupakan modifikasi substantif pada beberapa bagian organisasi. Perubahan itu dapat melibatkan hampir semua aspek dari organisasi, seperti jadwal pekerjaan, dasar untuk departementalisasi, rentang manajemen, mesin-mesin, rancangan organisasi, dan sebagainya.
Dorongan untuk Berubah
Alasan mendasar organisasi memerlukan perubahan adalah karena sesuatu yang relevan bagi organisasi telah berubah, atau akan berubah. Oleh sebab itu, organisasi tidak punya pilihan lain kecuali berubah juga. Perubahan ini terjadi karena adanya dorongan untuk berubah, yang berasal dari:
1. Dorongan Eksternal
Dorongan eksternal yang mendorong organisasi untuk mengadakan perubahan berasal dari lingkungan umum organisasi. Adanya aturan baru dalam produksi dan persaingan, politik, hukum baru, keputusan pengadilan, dan sebagainya akan mempengaruhi organisasi. Disamping itu, berbagai dimensi seperti teknologi, ekonomi dan sosiokultural juga mempengaruhi organisasi untuk melakukan perubahan.
2. Dorongan Internal
Pada dasarnya dorongan internal berasal dari dalam organisasi itu sendiri. Adanya revisi strategi organisasi oleh manajemen puncak, akan menghasilkan perubahan organisasi. Dorongan internal lainnya mungkin direfleksikan oleh dorongan eksternal. Misalnya, sikap pekerja terhadap pekerjaannya akan bergeser, seiring bergesernya nilai sosiokultural. Akibatnya mereka menuntut suatu perubahan dalam jam kerja, atau perubahan kondisi kerja.
Dua Jenis Perubahan
Secara umum ada dua jenis perubahan dalam organisasi.
1. Perubahan Terencana
Perubahan terencana adalah perubahan yang dirancang dan diimplementasikan secara berurutan dan tepat waktu sebagai antisipasi dari peristiwa di masa mendatang.
2. Perubahan Reaktif
Perubahan reaktif adalah suatu respon bertahap terhadap peristiwa ketika muncul.

·        Jadi didalam Organisasi itu terdapat manajemen , unsure – unsure , macam – macam , proses , kepemimpinan , komunikasi dan pengembangan & inovasi dalam sebuah Organisasi semua ini dibutuhkan agar semuanya dapat berjalan dengan baik didalam Organisasi tersebut dan kita dapat mencapai tujuan yang sama , ber- Organisasi berarti berani berkomitmen , berani bertanggung jawab , berani menjalin hubungan yang baik dengan orang banyak . Hidup ber – organisasi itu menyenangkan menambah teman , menambah pengalaman juga . Saya sangat suka ber-Organisasi mulai dari SMA saya sudah mengikuti OSIS , dirumah saya mengikuti organisasi karang taruna , dan sekarang saya juga ikut ber-Organisasi di Kampus dan itu sangat banyak manfaat nya :) 


=- Anesia Puji Kinanti
    10111842
     2KA15

0 komentar:

Posting Komentar

Twitter Delicious Facebook Digg Stumbleupon Favorites More

 
Design by Free WordPress Themes | Bloggerized by Lasantha - Premium Blogger Themes | GreenGeeks Review